PERPUSTAKAAN DAN LITERASI GRIDUTA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Kunjungan
  • Masuk Login
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Khadijah : Yang Pertama Lahir Yang Mula terbangun  Yang awal Melakukan Perjalanan
Penanda Bagikan

Text

Khadijah : Yang Pertama Lahir Yang Mula terbangun Yang awal Melakukan Perjalanan

Sibel Eraslan - Nama Orang;

yang pertama lahir, yang mula terbangun, yang awal melakukan perjalanan". Khadijah terpaku. Mulutnya tak mampu mengucapkan kata itu. Sebuah kata yang berawalan huruf "mim". Kata itu ternyata mengandung makna yang dalam. Sebuah kata yang diibaratkan sebagai kunci, rumus, dan juga sandi. Khadijah ingin merahasiakannya. Merahasiakan dambaan hatinya, kekasih yang juga sepupunya. Khadijah tidak sendiri. Seluruh makhluk di jagad raya ini seolah telah menjadi seperti dirinya. Merindu, haus akan air segar 'Mim'. Dan saat Khadijah berucap "mim", ketika kedua bibirnya menutup rapat, seakan-akan udara yang ada dalam rongga mulutnya telah meniupkan cinta ke dalam hatinya. Cintanya yang teguh kepada seorang lelaki yang kelak menjadi Sang Nabi.

"Ketika mendaki gunung Hira, Rasulullah kadang berada di depan, kadang disamping atau mengenggam tangganya. Namun, sekali lagi tanpa mengucapkan satu kata...DIAM. Mereka menemukan bahasa baru selama melakukan pendakian. Bahasa itu tidak memiliki suara dan huruf. Kekuatan hati dan cinta menjauhkan mereka dari bahasa dan bicara. Kehidupan mereka telah saling terbuka secara langsung. Merasakan cinta tanpa perlu ada tanggung jawab atas kata, beban kalimat, dan rangkaian huruf. Seperti perempuan lain, Khadijah tentu ingin mendengarkan apa yang dia cintai, sukai dan akui. Namun, Gunung Hira mengajarkan sesuatu yang berbeda tentang cinta. Merasakan daripada mendengarkan. Saling memandang daripada berbicara"

"pada saat suaminya mendaki, khadijah sendiri atau pembantunya mengawasi Rasulullah untuk mengontrol kesehatan dan kebutuhannya. Ketika beberapa kali tidak sabar menunggu, Khadijah akan pergi sendiri secara sembunyi-sembunyi. Dia tinggal diantara lubang gunung yang tak jauh dari gua tempat suaminya berada. Dia tidak pernah meninggalkan Rasulullah sendirian"

Dan juga ketika Bunda Khadijah mulai disibukan dengan urusan dakwah disisi lain beliau juga hampir tidak luput dari perhatian kehidupan duniawi. Mengamati putr-putrinya yang telah berumah tangga, sibuk menyiapkan pernikahan putri-putrinya yang telah bertunangan. Dan disisi lain juga mengisi hari-hari Fatimah kecil, menyambut tamu, menyampaikan ajaran agama pada mereka, perjalanan dagang, menghitung harta benda, mengusir hama-hama yang sering muncul pada karung kurma, mengurus taman, merawat unta, memberikan perhatian khusus pada Ali dan Zubair yang mengalami pubertas serta tetap hadir dalam berbagai takziyah, akikah dan perpisahan.
Ketika semua telah tidur, kadang ia memikirkan satu persatu keluarganya. Mengetahui semuanya sehat dan tertidur pulas di bawah atap yang sama adalah sebuah kebahagiaan yang tidak terkira. Dia adalah laut..adalah cinta. Kata cinta yang tertulisa di dahinya membuat Khadijah selalu sigap dalam setiap kesempatan, setiap keadaan. Lengannya terbentang luas bagaikan samudera.Tangannya tercipta dari air, rendah hati dan penyabar. Menjinakkan batu besar yang perkatannya kasar dengan belaian kasih sayang


Ketersediaan
#
My Library (800) 813 ERA k c.1
105342018
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 ERA k c.1
Penerbit
Depok : Kaysa Media., 2017
Deskripsi Fisik
xxxii.; 388hlm.; 22cm.-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-1479-63-9
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet 10
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN DAN LITERASI GRIDUTA
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

Tentang Kami

Perpustakaan dan Literasi GRIDUTA adalah perpustakaan SMP Negeri 2 Tengaran yang menyediakan berbagai koleksi buku pelajaran, fiksi, nonfiksi, serta referensi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan minat baca siswa. Kami berkomitmen untuk menciptakan budaya literasi yang menyenangkan dan bermanfaat bagi seluruh warga sekolah.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik