PERPUSTAKAAN DAN LITERASI GRIDUTA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Kunjungan
  • Masuk Login
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of MENGENAL BANGUN dan BELAJAR PECAHAN
Penanda Bagikan

Text

MENGENAL BANGUN dan BELAJAR PECAHAN

Didik Djunaedi - Nama Orang;

Untuk memahami pecahan, coba teman-teman bayangkan sebuah benda yang utuh.
Kemudian, benda itu dibagi jadi beberapa bagian yang sama rata besarnya, nah, setiap dari bagian yang terbagi itu adalah pecahan.
Pecahan itu terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang adalah bilangan terbagi dan penyebut adalah bilangan pembagi.

Mengenal pecahan dari gambar bidang yang dibagi sama besar dan diarsir
Coba lihat pada gambar di atas, satu bagian yang diarsir pada gambar persegi merupakan penggambaran pecahan satu per empat bagian yang dibagi sama besar.

Angka 1 merupakan pembilang dan angka empat merupakan penyebut.

Kemudian, pada gambar persegi panjang, satu bagian yang diarsir menggambarkan pecahan satu per delapan bagian yang dibagi sama besar.

Angka 1 merupakan pembilang dan angka delapan merupakan penyebut.

Mengenal pecahan dari gambar bidang yang dibagi sama besar dan diarsir
Nah, pada gambar di atas, apa teman-teman memerhatikan ada yang berbeda dari gambar sebelumnya?

Yap, pada gambar di atas, bagian yang diarsir lebih banyak.

Setiap bagian yang diarsir bernilai satu per seluruh bagian yang dibagi sama besar.

Misalnya, pada gambar persegi ada empat bagian yang diarsir dari sembilan bagian yang sama besar, sehingga nilai dari bagian yang diarsir adalah 4/9.

Sedangkan, pada gambar persegi panjang di sebelahnya, ada lima bagian yang diarsir dari lima bagian yang sama besar. Sehingga nilai dari bagian yang diarsir adalah 5/5 atau semua bagian.

Membandingkan Pecahan

Nah, pada gambar di atas, kita melihat contoh cara membandingkan pecahan dengan bantuan gambar.

Dengan bantuan gambar itu, kita bisa mencari tahu nilai pecahan mana yang lebih besar, yaitu melihat ukuran bagian yang diarsir.

Kemudian, kita bisa menggunakan tanda > (lebih dari) ataupun < (kurang dari) untuk menuliskan perbandingannya. Untuk bilangan yang senilai, kita bisa menggunakan tanda = (sama dengan).


Ketersediaan
#
My Library 500 NON a C.2
080522012
Tersedia
#
My Library 500 NON a C.3
080532012
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
500 NON a C.2
Penerbit
JAKARTA : PT. Gading Inti Prima., 2010
Deskripsi Fisik
iv, 59 hlm, :indeks 25 cm,-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
0-7496-4214-4214-9
Klasifikasi
500
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN DAN LITERASI GRIDUTA
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

Tentang Kami

Perpustakaan dan Literasi GRIDUTA adalah perpustakaan SMP Negeri 2 Tengaran yang menyediakan berbagai koleksi buku pelajaran, fiksi, nonfiksi, serta referensi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan minat baca siswa. Kami berkomitmen untuk menciptakan budaya literasi yang menyenangkan dan bermanfaat bagi seluruh warga sekolah.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik